Selasa, 29 Januari 2019

Bahas Ganti Rugi Kerusakan Jembatan II Barelang, Asuransi Kapal Eastern Glory Temui BP Batam


Hampir seminggu setelah kejadian kapal MT Eastern Glory menghantam Jembatan II Barelang berlalu.

Kejadian ini menyedot perhatian masyarakat setempat karena kerasnya suara dentuman yang dihasilkan.

Akibat insiden ini, Badan Pengusahaan (BP) Batam mengklaim secara visual ada kerusakan di sisi-sisi jembatan.

Seperti di box girder dan bagian pile cap jembatan. Ada beberapa bagian dari box girder jembatan yang pecah dan sompel.

Namun untuk teknis lebih pastinya, perlu pengecekan lebih lanjut yang dilakukan konsultan struktur independen untuk jembatan.

Bagaimana kondisi jembatan terkini?

Syukurnya, konsultan yang ditunggu-tunggu telah tiba di Batam.

Konsultan inipun telah memulai kerjanya mengecek kondisi jembatan, pasca terkena hantaman kapal.

Hal ini disampaikan Kasubdit Pembangunan Jalan Jembatan BP Batam, Boy Zasmita.

"Ya, konsultannya sudah datang dan per hari ini mereka sudah bekerja," kata Boy kepada wartawan, Selasa (29/1/2019).

Paling penting dari pengecekan itu lanjutnya, adalah bagian dalam jembatan.

Itu untuk mengetahui terkait daya tahan dan kondisi struktur jembatan. Apakah terjadi perubahan sebelum dan setelah terjadinya hantaman kapal.

"Bisa saja terjadi perubahan setelah insiden itu. Ini yang perlu dipulihkan," ujarnya.

BP Batam berharap pengecekan kondisi jembatan bisa selesai dalam waktu seminggu.

Dengan begitu, mereka juga bisa cepat menghitung seberapa besar kerusakan jembatan yang ditimbulkan akibat hantaman kapal, dan meminta pertanggungjawaban dari pemilik kapal atau pihak asuransinya.

"Sabtu kemarin, pihak asuransi kapal juga sudah bertemu dengan kita membahas ganti rugi kerusakan jembatan," kata Boy.

Insiden kapal MT Eastern Glory yang menghantam Jembatan II Barelang, terjadi Rabu (23/1/2019) lalu.

Kejadian ini cukup menyita perhatian masyarakat dan sejumlah instansi terkait. Insiden terjadi sekira pukul 14.30 WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, saat itu kapal MT Eastern Glory sedang melakukan olah gerak dari pelabuhan PT Jagad Energi yang berlokasi di sekitaran Jembatan II Barelang, sekira pukul 14.00 WIB.

Kemudian kapal mengalami lepas kendali dan tidak sanggup melawan kuatnya arus laut, sehingga sekira pukul 14.30 WIB, kapal terbawa arus dan menghantam Jembatan II Barelang.

sumber:  tribunnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar